Mahasiswa Informatika UIN Suka Yogyakarta Laksanakan Kunjungan Industri & Studi Banding di 3 Kota

Guna menjembatani gap antara teori di kelas dengan kebutuhan industri, puluhan mahasiswa Program Studi Informatika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Kunjungan Industri dan Studi Banding lintas instansi pada 4-7 Mei 2026. Rangkaian kegiatan ini menyasar Jakarta, Tangerang, dan Bandung.

Selama 4 hari, mahasiswa mengunjungi instansi pemerintah, perusahaan manufaktur teknologi global, lembaga riset nasional, serta melakukan kolaborasi antarkampus. Tujuannya jelas: membekali mahasiswa dengan wawasan praktis tentang ekosistem digital secara utuh, mulai dari regulasi, proses produksi hardware, riset terapan, hingga manajemen organisasi kemahasiswaan.

Bukan sekadar jadi penonton, mahasiswa juga berdiskusi aktif dengan praktisi dan peneliti. Topiknya relevan dengan isu masa kini: keamanan data, transformasi digital, sampai strategi mencetak talenta IT yang kompetitif. Diharapkan pengalaman ini memicu lahirnya ide-ide inovasi digital yang solutif dan siap bersaing.

Ada tiga instansi kunci yang dikunjungi:
1.Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Jakarta
Mahasiswa belajar langsung roadmap Indonesia Digital. Fokus diskusi: peran krusial talenta informatika dalam menjaga kedaulatan data dan memperkuat keamanan siber nasional.

2.PT OPPO Manufacturing Indonesia, Tangerang
Di pabrik OPPO, mahasiswa melihat proses integrasi software-hardware skala industri. Mereka juga mempelajari standar Quality Control ketat yang dipakai produk teknologi global.

3.BRIN Bandung
Kunjungan ke Badan Riset dan Inovasi Nasional membuka wawasan riset terapan. Diskusi bersama peneliti memotivasi mahasiswa untuk menciptakan inovasi berbasis riset yang menjawab tantangan teknologi Indonesia.

Studi Banding: Jalin Kolaborasi dengan UIN Bandung
Agenda ditutup dengan pertemuan HMIT UIN SUKAYogyakarta dan HIMATIF UIN SGD Bandung. Forum ini jadi ajang tukar ide soal pengembangan kreativitas mahasiswa dan penguatan jejaring akademik antar-PTKIN.